Gubernur Andi Sudirman Harap Fesyar jadi Peluang Pemulihan Ekonomi Syariah di Sulsel

- 29 Juli 2022, 06:11 WIB
Gubernur Andi Sudirman Harap Fesyar jadi Peluang Pemulihan Ekonomi Syariah di Sulsel
Gubernur Andi Sudirman Harap Fesyar jadi Peluang Pemulihan Ekonomi Syariah di Sulsel /Abdiwan/FG Makassar

GOWAPOSGubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman membuka Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Kawasan Timur Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Kamis 28 Juli 2022.

Ia bersama Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, bapak Amir Uskara; Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ibu Aida S. Budiman membuka kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

Dengan mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah KTI untuk Memperkuat Pemulihan Ekonomi KTI yang Inklusif”, akan berlangsung hingga tanggal 31 Juli 2022.

“Alhamdulillah, merasa senang Kota Makassar, Sulsel menjadi tuan rumah pada acara Fesyar yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Akibat Sebarkan Hoaks di SnackVideo, Pelaku Ditangkap Ditreskrimsus Polda Metro Jaya

Indonesia sebagai negara yang memiliki penduduk muslim besar. Olehnya itu, diharapkan ini menjadi peluang kedepan menuju pemulihan ekonomi. Ia pun mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan.

“Pemprov Sulsel terus mendorong investasi dalam rangka pengembangan ekonomi dan keuangan syariah termasuk investasi terkait produk-produk unggulan di Sulsel,” bebernya.

Dirinya berharap, ini akan memberikan dampak untuk pengembangan ekonomi syariah. Sulawesi Selatan memiliki potensi dan peluang yang besar untuk mengembangkan ekonomi syariah.

“Pengembangan Sulawesi Selatan menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah sangat mungkin untuk dilakukan, termasuk dengan menjadikan Sulsel sebagai pangsa pasar untuk produk halal, apalagi didukung mayoritas penduduk beragama Islam. Salah satu potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan terletak pada sektor pariwisata utamanya melalui wisata halal. Potensi pengembangan ekonomi syariah juga bisa dilihat pada industri perhotelan dan restoran, termasuk melalui sertifikasi halal untuk memberikan jaminan produk dan kepuasan pelanggan,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Sutriani Nasiruddin


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x